Dalam ilmu ghaib, mungkin anda pernah mendengar ataupun membaca disuatu web atau pernah mendengar tentang kata kata pengijazahan dan pengisian. Namun secara tidak langsung kedua kalimat itu mengandung arti yang berbeda. Dalam artikel ini Daya Ghaib akan menjelaskan apa sebenarnya pengijazahan dan pengisian itu.
Pengijazahan Keilmuan
Di dunia spiritual pengijazahan mengandung makna diberikannya wewenang kepada kita atas amalan ataupun mantra dari seorang guru ilmu metafisika, artinya anda telah diberikan izin untuk mengamalkan amalan maupun mantra yang di miliki seorang kyai maupun guru.
Jadi, bisa dikatakan pengijazahan itu hanya sebatas diberikannya hak untuk kita amalkan tanpa adanya transfer energi ghaib. Adapun syarat orang yang mengijasahkan suatu ilmu yakni pemilik ilmu harus pernah mengamalkan ilmu yang diijazahkan meskipun hanya sekali saja seumur hidup sebagai pembuktian bahwa ilmu tersebut benar benar bisa digunakan. Secara logika bagaimana mungkin seorang guru menyarankan muridnya untuk belajar sedangkan gurunya sendiri belum pernah memahami dan menggunakan ilmu tersebut, apalagi ini menyangkut dunia ghaib, yang ada kita sendiri yang akan rugi dan terjebak di dunia ghaib karna tarikan dari khodam ilmu tersebut yang sangat besar dan jauh lebih tinggi dari ilmu yang kita miliki
Pengisian Keilmuan
Dari segi kalimat, kita bisa ibaratkan seperti mengisi air ke dalam suatu gelas ataupun mengisi uang langsung kedalam dompet. Namun dibalik semua itu apakah benar bisa diisi semudah itu??? jika benar, mana mungkin didunia ini ada orang bodoh, semua pasti bisa pintar secara instant, karena kita hanya tinggal minta diisikan ilmu oleh sang guru, entah itu diisikan ilmu matematika, kimia, ataupun fisika.
Maksud dari pengisian sebenarnya yakni pada dasarnya yang diisikan adalah energi mentahnya yang bisa juga disebut khodamnya atau hanya sebatas energi ghaib atau aura panas dan dingin dari keilmuan tersebut. Jadi yang diisikan bukanlah ilmu yang utuh seperti halnya dengan mie instant atau makanan instant lainnya, dengan definisi instant bukan berarti makanan tersebut sudah siap untuk langsung dimakan tanpa harus diolah terlebih dahulu, tetapi makan tersebut haruslah diolah sesuai petunjuk dari merk produk tersebut, entah itu seperti dimasak sekian menit, campur bumbu, serta petunjuk lainnya.
Dari pemahaman diatas begitulah pengisian ilmu sebenarnya, walaupun ilmu tersebut sudah dimasukkan (diisikan) kepada anda, tentu juga harus diolah ataupun dikelola terlebih dahulu agar ilmu yang diisikan dapat dinikmati dan tidak terasa hambar. Jadi, bagaimana mengolah ilmu tersebut...??? tentunya pertanyaan itu hanya bisa dijawab oleh masing masing pengisi ilmu.
Pengisian keilmuan pun dikategorekan menjadi 2, yakni aktif dan pasif. Aktif maksudnya energi yang diisikan bisa digunakan kapanpun yang kita inginkan, sedangkan pasif maksudnya kekuatan yang diisikan hanya akan keluar ketika dalam kondisi tertentu misalnya dalam keadaan bahaya, kepepet, terpojok, dan lain sebagainya.
Dari penjabaran diatas, sekarang kita tahu makna dari "Pengijazahan dan Pengisian" sebenarnya. Jadi mana yang paling baik, pengijazahan, pengisian biasa, atau pengisian disertai pengijazahan, andalah yang menentukan. Namun secara pribadi Daya Ghaib beranggapan bahwa pengisian disertai pengijazahan yang terbaik, karena disamping kita sudah diisikan energi ghaib, kita hanya tinggal mengolahnya dengan mewiridkan amalan dan ada juga yang disertai dengan melakukan tirakat ataupun ritual keilmuan tertentu, jadi bisa dikatakan pengisian dan pengijazahan lebih cepat berhasil dibanding hanya berupa pengijazahan atau pengisan biasa.
